Singapore (6/9), Pada tanggal 4-6 September 2023, Tim Capture Project Mahasiswa Program Studi Perikanan Tangkap yang diketuai oleh Rafi Zulmy Saputra kembali berpartisipasi pada ajang kompetisi inovasi internasional berjudul WorldInvent Singapore 22+23 di Singapura. Even tersebut dihadiri oleh 9 (Sembilan) negara, yaitu Singapura, Thailand, Saudi Arabia, Vietnam, China, Qatar, Romania, Morocco, dan Indonesia.
WorldInvent Singapore 22+23 sendiri merupakan sebuah ajang internasional yang memberikan kesempatan kepada para inovator dari berbagai negara untuk dapat mempresentasikan hasil karya inovasi teknologinya dari berbagai bidang ilmu. Acara ini di inisiasi oleh Innovation Design & Entrepreneurship Association (IDEA) dan telah terakreditasi oleh European Academy of Sciences.
Pada WorldInvent ini, Tim Capture Project yang terdiri dari Rafi Zulmy Saputra, Supo Firza Rendishatara, dan Aulia Rasyad Aqila Hernanda turut andil dalam karya inovasi berjudul “Multi-purpose Modular Data Collector for Conducting Underwater Research”. Inovasi ini merupakan prototype alat yang dapat digunakan untuk pengumpulan data kondisi perairan berbasis internet of things dengan menggunakan media unmanned aerial vehicles.
Dibawah bimbingan Dosen Program Studi Perikanan Tangkap Kukuh Eko Prihantoko, S.Pi., M.Si., Tim Capture Project berhasil mendapatkan penghargaan berupa Medali Silver pada even internasional ini. Pestasi ini merupakan pencapaian atas dedikasi seluruh Tim, mulai dari upaya penggalian ide gagasan hingga implementasi. Prestasi ini juga mencerminkan potensi besar generasi muda Indonesia dalam bidang inovasi dan teknologi. Tim Mahasiswa Capture Project Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro telah menunjukkan bahwa ide dan gagasan inovasinya mampu kompetitif dalam level internasional.
Selamat kepada Tim Universitas Diponegoro atas keberhasilan mereka dalam WorldInvent Singapore 22+23, dan terima kasih telah mengukir prestasi yang membanggakan bagi negara Indonesia!
Komentar Terbaru