Customize Consent Preferences

We use cookies to help you navigate efficiently and perform certain functions. You will find detailed information about all cookies under each consent category below.

The cookies that are categorized as "Necessary" are stored on your browser as they are essential for enabling the basic functionalities of the site. ... 

Always Active

Necessary cookies are required to enable the basic features of this site, such as providing secure log-in or adjusting your consent preferences. These cookies do not store any personally identifiable data.

No cookies to display.

Functional cookies help perform certain functionalities like sharing the content of the website on social media platforms, collecting feedback, and other third-party features.

No cookies to display.

Analytical cookies are used to understand how visitors interact with the website. These cookies help provide information on metrics such as the number of visitors, bounce rate, traffic source, etc.

No cookies to display.

Performance cookies are used to understand and analyze the key performance indexes of the website which helps in delivering a better user experience for the visitors.

No cookies to display.

Advertisement cookies are used to provide visitors with customized advertisements based on the pages you visited previously and to analyze the effectiveness of the ad campaigns.

No cookies to display.

Pekalongan (16/07), Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro menyelenggarakan kegiatan sosialisasi “Cara Mengenali Ikan Segar dan Memperlambat Pembusukan pada Ikan” di Balai Desa Blimbingwuluh, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan pada hari Selasa (16/07/24). Kegiatan sosialisasi cara membedakan ikan segar dan kurang segar yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Tim II Undip memiliki tujuan untuk memberikan edukasi praktis kepada masyarakat khususnya ibu-ibu Desa Blimbingwuluh. Banyaknya konsumen ikan di Desa Blimbingwuluh, pengetahuan tentang cara membedakan ikan segar dan kurang segar serta bagaimana cara memperlambat pembusukan pada ikan sangat penting guna meningkatkan kualitas konsumsi ikan dan mengurangi resiko ikan cepat mengalami kemunduran mutu.

Ibu-ibu Desa Blimbingwuluh sering membeli ikan untuk dikonsumsi, namun pengetahuan dalam mengetahui karakteristik ikan segar dan kurang segar masih terbatas serta belum mengetahui cara yang tepat untuk memperlambat pembusukan pada ikan. Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN Tim II Undip berupaya memberikan solusi yang mudah diterapkan agar ibu-ibu Desa Blimbingwuluh dapat memilih ikan yang segar dan berkualitas ketika membeli di pasar.

Kegiatan sosialisasi dilakukan di Balai Desa Blimbingwuluh yang dihadiri kurang lebih 12 ibu-ibu kader Desa Blimbingwuluh. Sosialisasi dilakukan Priyas Handayani dengan menjelaskan bagaimana karakteristik ikan segar dan kurang segar, faktor yang mempengaruhi kemunduran mutu, dan cara memperlambat pembusukan ikan.

Gambar 1. Pemaparan materi cara membedakan ikan segar dan kurang segar serta bagaimana cara memperlambat pembusukan pada ikan

Ibu-Ibu kader Desa Blimbingwuluh sangat berantusias mengikuti setiap sesi sosialisasi. Ketika sesi tanya jawab, ibu-ibu kader aktif bertanya dan mencatat beberapa informasi penting yang dijelaskan oleh mahasiswa. Kegiatan sosialisasi diakhiri dengan pembagian doorprize dan foto bersama.

Gambar 2. Penyerahan poster cara mengenali ikan yang segar kepada salah satu ibu kader Desa Blimbingwuluh

Kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan ibu-ibu Desa Blimbingwuluh dalam membedakan karakteristik ikan segar dan kurang segar ketika membeli ikan. Selain itu, ibu-ibu diharapkan dapat menerapkan cara yang digunakan untuk memperlambat pembusukan pada ikan di rumah seperti yang dijelaskan ketika sosialisasi.

Demikian informasi mengenai mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro gelar kegiatan “Kiat Cerdas Pilih Ikan Segar: Sosialisasi Cara Mengenali Ikan Segar dan Memperlambat Pembusukan pada Ikan”.

Penulis            : Priyas Handayani

DPL                 : Ichlasul Ayyub, S.S., M.Si.

× How can I help you?